Kesehatan

Klasifikasi Kelas Untuk Permohonan Sertifikat Produksi PKRT

Biaya PNBP yang harus dibayarkan dipengaruhi oleh kelas dari produk yang akan diajukan untuk Sertifikat Produksi PKRT. Kelas tersebut terbagi menjadi 3 yang dikategorikan berdasarkan resiko dalam penggunaannya. Berikut ketiga kelas nya serta kategori PKRT.

Kelas I

Produk yang termasuk dalam kategori Kelas I adalah produk PKRT ang memilliki resiko rendah dalam penggunaannya. Dikategorikan rendah karena tidak menimbulkan dampak berarti seperti iritasi, bersifat korosif atau karsinogenik.

Untuk pengajuannya dibutuhkan formulir pendaftaran yang disertai dengan uji laboratorium. Beberapa contoh produk PKRT dalam kategori Kelas I adalah kapas dan tissue.

Kelas II

Produk PKRT Kelas II adalah produk yang memiliki resiko sedang dalam penggunaannya. Produk ini bila tidak digunakans secara tepat dapat menyebabkan iritasi dan korosi namun tidak menyebabkan dampak serius seperti sifat karsinogenik.

Sama seperti produk PKRT Kelas I, dalam pengajuan izin PKRT nya dibutuhkan formulir pendaftaran dan uji laboratorium. Beberapa contoh produknya adalah deterjen dan produk beralkohol.

Kelas III

Produk PKRT Kelas III merupakan produk dengan resiko tinggi dalam penggunaannya. Umumnya produk ini mengandung pestisida dan juga bersifat karsinogenik sehingga berbahaya apabila terkonsumsi secara tidak sengaja.

Dalam pengajuan ijinnya, produk PKRT Kelas III ini memerlukan pengisian formulir, uji laboratorium yang sudah ditentukan serta mendapatkan ijin dari Komisi Pestisida. Beberapa produk Kelas III ini adalah seperti Anti Nyamuk Bakar dan Rapelan.

Kategori PKRT

Sama halnya dengan izin edar alat kesehatan, selain terbagi menjadi tiga kelas produk PKRT juga terbagi menjadi beberapa kategori yakni sebagai berikut

  1. Tissue dan kapas seperti kapas kecantikan, tissue toilet dsb.
  2. Sediaan untuk mencuci seperti sabun cuci, deterjen, pelembut cucian, dsb.
  3. Pembersih seperti pembersih kaca, pembersih lantai, dsb.
  4. Alat perawatan bayi seperti dot dan sejenisnya, popok bayi, botol susu, dsb.
  5. Antiseptika dan Desinfektan
  6. Pewangi seperti pewangi ruangan, pewang mobil, dsb.
  7. Pestisida Rumah Tangga seperti pengendali serangga, pengendali kutu rambut, dsb

Semoga artikel ini bermanfaat untuk memberikan wawasan serta pedoman dalam permohonan sertifikat untuk produksi PKRT.

Tags

Related Articles

Check Also

Close
Close